Penyebab Kulit Bersisik dan Mengelupas, Plus Cara Mengatasinya!

Kulit tiba-tiba terasa kasar, muncul serpihan putih halus, lalu mulai mengelupas? Kelihatannya sepele, tapi bikin nggak nyaman, apalagi kalau sampai terasa perih atau ketarik saat bergerak.

 

Beberapa orang menganggap kulit bersisik dan mengelupas cuma soal kurang pakai lotion. Padahal, kondisi ini sering berkaitan dengan melemahnya skin barrier dan kebiasaan harian yang tanpa sadar merusak kelembapan alami kulit.

 

Kalau kamu lagi mengalaminya (atau ingin mencegahnya sebelum makin parah), sekarang saatnya memahami penyebabnya dan cara mengatasinya dengan lebih tepat!

Apa Itu Kulit Bersisik dan Mengelupas?

Siku tangan seseorang dengan kondisi kulit bersisik dan mengelupas

Siku tangan seseorang dengan kondisi kulit bersisik dan mengelupas

 

Kulit bersisik dan mengelupas adalah kondisi ketika lapisan paling luar kulit (stratum corneum) terlepas lebih cepat dari biasanya. Sebenarnya, kulit memang beregenerasi setiap ±28 hari. Sel kulit mati akan luruh secara alami. Tapi ketika proses ini terganggu, pengelupasan jadi terlihat jelas, terasa kasar, bahkan kadang perih.

 

Di sinilah peran skin barrier jadi penting. Skin barrier adalah lapisan pelindung alami kulit yang menjaga kelembapan tetap “terkunci” sekaligus melindungi dari iritasi luar.

 

Kalau barrier ini melemah, biasanya muncul tanda-tanda seperti:

 

  • Kulit terasa lebih kencang setelah mandi

  • Permukaan kulit tampak putih atau abu-abu

  • Ada serpihan halus saat digaruk ringan

  • Tekstur terasa kasar meski sudah pakai lotion

 

Banyak orang menyamakan kondisi ini dengan “kulit kering biasa”. Padahal, ada perbedaan tipis tapi penting

 

  • Kulit kering ringan terasa sedikit kasar, tapi tidak sampai mengelupas jelas.

  • Sementara kulit bersisik dan mengelupas ada serpihan nyata, kadang disertai rasa perih atau sensitif.

 

Hal yang sering terlewat: kulit tubuh punya struktur yang berbeda dari kulit wajah. Area seperti kaki, siku, dan tangan lebih rentan kehilangan kelembapan karena produksi minyak alaminya lebih sedikit dibanding wajah.

Penyebab Kulit Bersisik dan Mengelupas yang Sering Tidak Disadari

Masalahnya sering bukan karena satu hal besar, tapi kombinasi kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari. Tanpa terasa, kulit kehilangan kelembapan lebih cepat daripada kemampuannya untuk memperbaiki diri.

 

Berikut penyebab utama yang paling sering terjadi:

1. Skin Barrier Melemah karena Kebiasaan Mandi

Mandi memang bikin segar, tapi cara mandi yang kurang tepat bisa merusak skin barrier. Beberapa kebiasaan yang sering jadi pemicu:

 

  • Terlalu lama mandi air panas

  • Menggunakan sabun dengan kandungan surfaktan yang keras

  • Menggosok kulit terlalu kuat dengan loofah atau scrub

 

Air panas dan sabun yang terlalu “kuat” bisa mengangkat minyak alami kulit. Akibatnya, kulit kehilangan lapisan pelindungnya dan mulai bersisik.

2. Kurang Hidrasi dan Nutrisi pada Kulit Tubuh

Kulit tubuh sering dianaktirikan. Fokus skincare biasanya hanya ke wajah, padahal body skin juga butuh hidrasi yang konsisten. Perlu diingat, hidrasi bukan cuma soal “kulit terasa halus”, tapi soal menjaga keseimbangan kadar air di dalam kulit.

 

Kesalahan yang sering terjadi:

 

  • Tidak menggunakan body lotion sama sekali

  • Menggunakan lotion hanya saat kulit sudah sangat kering

  • Memilih produk yang hanya terasa licin, tapi tidak benar-benar melembapkan

3. Paparan AC dan Perubahan Cuaca Ekstrem

Seseorang sedang menyalakan AC

Seseorang sedang menyalakan AC

 

Lingkungan sangat memengaruhi kondisi kulit. AC dan udara kering menyerap kelembapan kulit secara perlahan. Efeknya mungkin tidak langsung terlihat, tapi lama-lama kulit jadi kasar dan mudah mengelupas.

 

Contohnya:

 

  • Ruangan ber-AC sepanjang hari

  • Perubahan suhu dari panas ke dingin secara drastis

  • Cuaca kering yang membuat kelembapan udara menurun

 

Baca juga tentang Cara Merawat Kulit yang Sering Terkena AC agar Tetap Lembap dan Sehat

4. Over-Exfoliation pada Area Tubuh

Eksfoliasi memang penting untuk mengangkat sel kulit mati. Tapi kalau terlalu sering, hasilnya justru sebaliknya. Eksfoliasi berlebihan bisa merusak lapisan pelindung alami kulit dan mempercepat pengelupasan yang tidak sehat.

 

Tanda kamu mungkin over-exfoliating:

 

  • Kulit terasa tipis dan sensitif

  • Muncul rasa perih setelah pakai lotion

  • Pengelupasan justru makin parah

5. Reaksi terhadap Kandungan Produk Tertentu

Tidak semua kulit cocok dengan semua formula. Ketika kulit tidak cocok dengan suatu produk, responsnya bisa berupa kemerahan ringan, rasa perih, atau pengelupasan halus yang terus-menerus.

 

Beberapa pemicu umum:

 

  • Kandungan alkohol tinggi

  • Fragrance yang terlalu kuat

  • Formula yang terlalu aktif untuk kondisi kulit sensitif

Cara Mengatasi Kulit Bersisik dan Mengelupas dengan Tepat

Kalau kulit sudah masuk fase bersisik dan mengelupas, tujuannya bukan sekadar bikin terlihat halus, tapi mengembalikan fungsi skin barrier supaya kulit bisa menahan air dan melindungi dirinya sendiri lagi.

 

Berikut langkah yang lebih tepat dan realistis:

1. Hentikan Dulu Kebiasaan yang Memperparah Skin Barrier

Gambar shower air di kamar mandi

Gambar shower air di kamar mandi

 

Sebelum menambah produk apa pun, penting untuk “mengurangi kerusakan” dulu. Banyak kasus kulit bersisik bukan karena kurang produk, tapi karena terlalu banyak stimulasi.

 

Beberapa hal yang sebaiknya dihentikan sementara:

 

  • Mandi air panas terlalu lama

  • Scrub fisik atau eksfoliasi kimia terlalu sering

  • Sabun dengan busa berlebihan dan terasa kesat setelah dibilas

 

Air panas dan surfaktan kuat bisa meluruhkan lipid alami kulit. Padahal lipid inilah yang membentuk struktur pertahanan kulit. Saat lipid ini berkurang, air lebih mudah menguap dari permukaan kulit (transepidermal water loss), dan hasil akhirnya: kulit makin kering dan mengelupas.

 

Memberi jeda 1–2 minggu dari eksfoliasi sering kali sudah cukup membantu kulit menenangkan diri.

2. Fokus pada Hidrasi yang Benar, Bukan Sekadar Efek “Halus”

Kulit yang bersisik butuh hidrasi struktural, bukan cuma sensasi lembut di permukaan. Idealnya, body care mengandung kombinasi:

 

  • Humectant (seperti glycerin): menarik air ke lapisan kulit

  • Emollient: mengisi celah antar sel kulit agar tekstur lebih rata

  • Occlusive ringan: membantu mengurangi penguapan air

 

Tanpa kombinasi ini, produk hanya memberi efek sesaat. Kulit mungkin terasa licin 30 menit pertama, tapi kembali kering setelahnya.

 

Perhatikan juga teksturnya. Lotion yang terlalu ringan kadang tidak cukup untuk kulit sangat kering. Sebaliknya, yang terlalu berat bisa terasa tidak nyaman dan akhirnya jarang dipakai. Kuncinya adalah formula yang seimbang dan nyaman untuk pemakaian harian.


Baca lebih lengkap: Kulit Sering Kering dan Kusam? Begini Cara Menjaga Hidrasi Kulit Setiap Hari

3. Tambahkan Body Serum untuk Repair yang Lebih Fokus

Kalau pengelupasan sudah cukup terlihat, layering bisa jadi strategi yang lebih efektif. Body serum biasanya memiliki:

 

  • Molekul yang lebih ringan dan cepat menyerap

  • Konsentrasi bahan aktif yang lebih terfokus

  • Fungsi untuk membantu proses regenerasi kulit

 

Urutannya sederhana:

 

  • Aplikasikan body serum pada kulit yang masih sedikit lembap.

  • Tunggu hingga menyerap.

  • Lanjutkan dengan body lotion untuk “mengunci” hidrasi.

 

Konsepnya mirip seperti skincare wajah. Serum memperbaiki, lotion menjaga.


Baca selengkapnya: 8 Manfaat Body Serum untuk Kulit Lebih Sehat dan Terawat

4. Gunakan di Waktu yang Tepat agar Penyerapan Maksimal

Waktu aplikasi sering diremehkan, padahal ini krusial. Momen terbaik adalah dalam 3 menit setelah mandi, ketika kulit masih sedikit lembap. Di fase ini, air masih ada di permukaan kulit dan bisa “ditarik” masuk oleh humectant.

 

Semakin lembut cara kamu memperlakukan kulit, semakin cepat ia pulih. Beberapa tips kecil yang sering bikin beda besar:

 

  • Tepuk kulit dengan handuk, jangan digosok keras

  • Gunakan produk secukupnya, jangan terlalu sedikit

  • Ratakan dengan gerakan lembut, bukan digesek agresif

5. Bangun Konsistensi, Bukan Ekspektasi Instan

Kulit punya siklus regenerasi alami sekitar 28 hari. Artinya, perbaikan tekstur memang butuh waktu. Masalah kulit bersisik dan mengelupas jarang selesai dalam satu kali pakai. Perbedaannya justru rutinitas body care yang stabil dan konsisten.

 

Biasanya yang akan kamu rasakan jika rutinitasnya tepat:

 

  • Dalam beberapa hari: kulit terasa lebih nyaman dan tidak tertarik

  • Dalam 1–2 minggu: serpihan mulai berkurang

  • Dalam beberapa minggu: tekstur terasa lebih halus dan elastis

Kenapa Body Care yang Tepat Bisa Menghentikan Kulit Mengelupas Lebih Cepat?

Seseorang sedang mengaplikasikan body lotion di tangan

Seseorang sedang mengaplikasikan body lotion di tangan

 

Kulit bersisik dan mengelupas bukan cuma soal “kurang lembap”. Masalah utamanya sering ada pada skin barrier yang sedang bocor, air keluar lebih cepat daripada yang bisa dipertahankan. Di sinilah body care yang tepat benar-benar terasa bedanya:

1. Karena Skin Barrier Butuh Struktur, Bukan Sekadar Air

Banyak orang fokus pada hidrasi, tapi lupa bahwa kulit juga butuh “struktur” untuk menahan hidrasi itu. Formula yang baik biasanya bekerja dalam tiga langkah:

 

  • Menarik air ke dalam kulit (humectant)

  • Mengisi celah antar sel kulit agar tekstur lebih rata (emollient)

  • Mengurangi penguapan air supaya kelembapan bertahan lebih lama (occlusive ringan)

 

Kalau salah satu hilang, efeknya jadi setengah-setengah. Kulit terasa lembap sebentar, lalu kembali kering dan mengelupas.

2. Tekstur yang Nyaman = Lebih Konsisten Dipakai

Ini sering diremehkan. Produk bisa saja bagus secara formula, tapi kalau terasa lengket, berat, atau panas di kulit, besar kemungkinan kamu malas pakai setiap hari. Padahal, perbaikan kulit itu soal konsistensi.

 

Ketika nyaman, kamu akan pakai tanpa merasa “dipaksa”. Dan di situlah hasil mulai terlihat. Body care dengan tekstur ringan tapi tetap melembapkan biasanya:

 

  • Lebih cepat menyerap

  • Tidak meninggalkan rasa greasy

  • Nyaman dipakai pagi sebelum beraktivitas

3. Formula Gentle Membantu Kulit Pulih, Bukan Terus Terstimulasi

Kulit yang sedang mengelupas berada dalam kondisi sensitif. Produk dengan kandungan terlalu keras justru bisa memperpanjang fase iritasi ringan. Pendekatannya bukan menyerang, tapi memperbaiki pelan-pelan.

 

Body care yang lebih gentle biasanya:

 

  • Tidak membuat kulit terasa perih setelah diaplikasikan

  • Tidak memperparah kemerahan

  • Membantu menenangkan kulit sambil tetap memberi hidrasi

4. Aroma yang Tepat Membuat Rutinitas Terasa Lebih “Worth It”

Ini mungkin terdengar sederhana, tapi pengalaman sensorik juga berpengaruh. Aroma yang nyaman bisa membuat rutinitas body care terasa seperti self-care, bukan kewajiban. Dan lagi-lagi, konsistensi adalah kunci berhentinya pengelupasan.

 

Ketika body lotion atau body serum punya wangi yang subtle dan menenangkan:

 

  • Kamu lebih menikmati prosesnya

  • Lebih jarang skip

  • Rutinitas jadi terasa personal dan menyenangkan

Rekomendasi Body Care untuk Kulit Bersisik dan Mengelupas

Pendekatan yang cukup efektif untuk kulit bersisik dan mengelupas adalah layering: gunakan produk dengan tekstur ringan untuk memperbaiki kondisi kulit terlebih dahulu, lalu lanjutkan dengan produk yang membantu mengunci kelembapan dan melindungi.

 

Berikut kombinasi yang bisa kamu pertimbangkan:

Body of Humans Body Serum dengan Aktiv Aromatic Raspberry Fruit Extract

Body serum dari Body of Humans

Body serum dari Body of Humans

 

Saat kulit sedang mengelupas, biasanya terasa lebih sensitif dan mudah kehilangan air. Di tahap ini, produk dengan tekstur ringan dan cepat menyerap terasa lebih nyaman.

 

Body of Humans Body Serum dengan Aktiv Aromatic Raspberry Fruit Extract diformulasikan untuk membantu menjaga kelembapan sekaligus memberi perlindungan tambahan dari faktor eksternal.

 

Teksturnya ringan, tidak lengket, dan cocok digunakan segera setelah mandi saat kulit masih sedikit lembap.

 

Beberapa kandungan yang relevan untuk kulit bersisik:

 

  • Hydroxyethyl Urea, membantu meningkatkan dan mempertahankan kelembapan kulit agar tidak terasa kaku.

  • Aktiv Aromatic Raspberry Fruit Extract, berperan sebagai antioksidan untuk membantu melindungi kulit dari radikal bebas yang dapat memperparah kondisi kering.

  • Kombinasi Aloe Vera, Yam, dan Kelp, memberikan sensasi dingin ringan yang menenangkan kulit tanpa rasa panas atau perih.

  • Mix Berries, mendukung kulit tampak lebih halus dan sehat dalam penggunaan jangka panjang.

Body of Humans Body Lotion dengan Aktiv Aromatic Jasmine Flower Extract

Body lotion dari Body of Humans

Body lotion dari Body of Humans

 

Setelah kulit mendapatkan hidrasi awal dari serum, langkah selanjutnya adalah menjaga agar kelembapan tersebut tidak cepat menguap.

 

Body of Humans Body Lotion dengan Aktiv Aromatic Jasmine Flower Extract membantu mengunci hidrasi sekaligus memberi perlindungan tambahan untuk aktivitas harian.

 

Beberapa poin penting dari formulanya:

 

  • Hydroxyethyl Urea untuk menjaga kelembapan lebih optimal sepanjang hari.

  • Sunflower Oil (Minyak Bunga Matahari) yang membantu mengunci kelembapan dan membuat kulit terasa lebih halus.

  • Kandungan perlindungan UV seperti Ethylhexyl Methoxycinnamate, Butyloctyl Salicylate, Titanium Dioxide, dan Triethoxycaprylylsilane yang membantu melindungi kulit dari paparan UVA dan UVB.

  • Aktiv Aromatic Jasmine Flower Extract dengan wangi floral lembut yang terinspirasi dari HMNS Essence of The Sun, memberikan sensasi menenangkan tanpa rasa panas setelah pemakaian.

Rawat Kulitmu Seperti Kamu Merawat Wajahmu

Kulit bersisik dan mengelupas bukan hal sepele. Itu tanda bahwa skin barrier sedang butuh perhatian lebih. Dan seperti wajah, kulit tubuh juga perlu dirawat dengan produk yang tepat dan dipakai konsisten.

 

Kamu bisa mulai dengan kombinasi Body of Humans Body Serum untuk membantu hidrasi dan menenangkan kulit, lalu lanjutkan dengan Body of Humans Body Lotion untuk mengunci kelembapan sekaligus memberi perlindungan harian.

 

Upgrade body routine-mu sekarang. Karena kulit yang sehat itu bukan kebetulan, tapi hasil perawatan yang tepat.

FAQ Seputar Kulit Bersisik dan Mengelupas

1. Apakah kulit bersisik dan mengelupas selalu karena kulit kering?

Tidak selalu. Kulit kering memang penyebab paling umum, tapi kondisi ini juga bisa terjadi karena skin barrier melemah, over-exfoliation, reaksi terhadap produk tertentu, atau paparan lingkungan seperti AC dan sinar matahari. Kalau pengelupasan disertai kemerahan parah atau gatal hebat, sebaiknya konsultasikan ke dokter.

2. Bolehkah tetap eksfoliasi saat kulit sedang mengelupas?

Sebaiknya dihentikan dulu sementara. Saat kulit bersisik, lapisan pelindungnya sedang tidak stabil. Eksfoliasi justru bisa memperparah iritasi dan membuat kulit makin sensitif. Fokus dulu pada hidrasi dan perbaikan barrier sebelum kembali ke rutinitas eksfoliasi.

3. Berapa lama kulit bisa kembali normal?

Tergantung tingkat keparahannya. Dengan perawatan yang konsisten dan tepat, biasanya tekstur mulai membaik dalam beberapa hari, dan pengelupasan berkurang dalam 1–2 minggu. Kuncinya ada pada konsistensi penggunaan body care, bukan efek instan.

4. Apakah body lotion saja cukup?

Untuk kondisi ringan, body lotion yang tepat mungkin sudah cukup. Tapi jika kulit terasa sangat kering atau mengelupas cukup jelas, kombinasi body serum dan body lotion biasanya lebih optimal. Serum membantu hidrasi lebih fokus, sementara lotion mengunci dan melindungi.

5. Apakah kulit tubuh juga perlu perlindungan UV?

Iya. Paparan UVA dan UVB bisa memperparah kekeringan dan membuat kulit lebih mudah rusak. Menggunakan body lotion dengan perlindungan UV, seperti Body of Humans Body Lotion, bisa membantu menjaga kelembapan sekaligus melindungi kulit saat beraktivitas di luar ruangan.