11 Cara Merawat Kucing agar Tetap Sehat dan Bahagia
Merawat kucing tidak hanya soal memberi makan dan menyediakan pasir. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan agar si meong tetap sehat, nyaman, dan bahagia setiap hari.
Perawatan yang tepat dapat mencegah penyakit, mengurangi stres, dan membuat hubungan dengan kucing semakin dekat.
Artikel ini akan membahas cara merawat kucing yang mudah diterapkan. Yuk, kita ikuti caranya!
11 Cara Merawat Kucing agar Tetap Sehat dan Bahagia
Inilah berbagai cara merawat kucing yang bisa kamu lakukan sendiri di rumah:
1. Memberikan Makanan Bernutrisi

Kucing sedang makan/Sumber: Canva
Memberikan makanan berkualitas adalah langkah paling dasar dalam merawat kucing secara menyeluruh.
Pilih makanan dengan kandungan protein hewani tinggi, karena kucing adalah karnivor obligat yang membutuhkan protein untuk pertumbuhan otot, energi, dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Pastikan komposisi utama makanan berupa daging, bukan campuran karbohidrat berlebihan. Perhatikan pula tahap usia kucing. Anak kucing membutuhkan nutrisi lebih banyak untuk tumbuh, kucing dewasa butuh keseimbangan energi, sementara kucing senior membutuhkan formula khusus untuk menjaga organ-organ tubuhnya.
Kamu juga bisa menyesuaikan jenis makanan berdasarkan kebutuhan:
-
Dry food untuk kenyamanan dan kebersihan
-
Wet food untuk hidrasi tambahan
Jangan lupa hindari pemberian makanan manusia seperti bawang, cokelat, atau makanan tinggi garam yang dapat berbahaya bagi kucing.
Baca juga: Kenapa Kucing Tidak Mau Makan? Ini Penyebab dan Solusinya
2. Menyediakan Air Minum Bersih Setiap Hari
Kucing cenderung minum lebih sedikit daripada yang mereka butuhkan, sehingga pemilik harus lebih aktif memastikan kebutuhan hidrasi mereka terpenuhi. Air minum harus diganti setiap hari agar tetap segar dan bebas kontaminasi. Pastikan wadahnya pun bersih, karena bakteri mudah berkembang jika wadah jarang dicuci.
Jika ingin lebih optimal, gunakan water fountain khusus hewan. Aliran air yang terus bergerak menarik perhatian kucing dan membuat mereka lebih sering minum. Ini sangat penting terutama bagi kucing yang rentan mengalami masalah ginjal atau saluran kemih. Dengan membantu kucing tetap terhidrasi, kamu sedang mencegah risiko penyakit serius di masa depan.
3. Menjaga Kebersihan Kandang atau Ruang Aktivitas
Lingkungan yang bersih membantu kucing merasa aman dan nyaman. Ruang yang bersih membuat kucing lebih rileks dan membantu menjaga kesehatannya secara keseluruhan.
Kamu dapat melakukan beberapa hal berikut:
-
Bersihkan tempat tidur atau selimut minimal seminggu sekali.
-
Vakum bulu rontok dan debu pada sofa, karpet, dan area favorit kucing.
-
Pastikan ventilasi ruangan baik, agar udara dan aroma tetap segar.
-
Hindari ruangan lembap, karena dapat memicu jamur dan bakteri.
-
Sediakan area bermain yang tertata, sehingga kucing dapat beraktivitas tanpa stres.
4. Membersihkan Litter Box Secara Teratur

Seseorang sedang membersihkan litter box kucing/Sumber: Canva
Litter box yang bersih adalah salah satu faktor paling penting dalam menciptakan kenyamanan untuk kucing. Kucing sangat sensitif terhadap bau dan kotoran, sehingga litter box yang jarang dibersihkan bisa membuat mereka stres dan bahkan enggan menggunakannya.
Angkat kotoran dan gumpalan pasir setidaknya sekali sehari. Jika menggunakan pasir gumpal, ganti seluruh isinya setiap 1–2 minggu. Jika menggunakan non-gumpal, mungkin perlu diganti lebih sering.
Bersihkan juga wadah litter box menggunakan sabun ringan untuk mencegah bakteri berkembang biak. Dengan menjaga kebersihan litter box, kamu membantu kucing terhindar dari infeksi saluran kemih, salah satu penyakit yang cukup sering terjadi pada kucing rumahan.
Baca juga: Membangun “Safe Zone” untuk Hewan Peliharaan di Rumah
5. Grooming dan Menyikat Bulu Secara Rutin
Grooming adalah kegiatan penting yang sering dianggap sepele. Menyisir bulu kucing secara rutin membantu menghilangkan bulu mati, mencegah terbentuknya hairball, dan menjaga bulu tetap mengilap.
Kucing berbulu panjang membutuhkan penyisiran harian, sedangkan kucing berbulu pendek cukup beberapa kali dalam seminggu.
Saat grooming, kamu dapat memeriksa kondisi kulit kucing, termasuk apakah ada kemerahan, ketombe, kutu, atau jamur. Deteksi dini sangat membantu mencegah masalah yang lebih serius.
6. Memandikan Kucing dengan Cara yang Aman
Tidak semua kucing perlu mandi sering, tetapi menjaga tubuhnya tetap bersih tetap penting. Saat memandikan kucing, perhatikan hal-hal berikut:
-
Gunakan sampo khusus hewan, karena sampo manusia dapat mengiritasi kulit kucing.
-
Frekuensi mandi disesuaikan dengan jenis bulu dan aktivitas kucing (biasanya 1–2 bulan sekali).
-
Pastikan air hangat, tidak terlalu panas atau dingin.
-
Keringkan tubuh kucing dengan benar, gunakan handuk lembut atau blower khusus hewan agar bulu tidak lembap dan berjamur.
-
Perhatikan stres kucing, hentikan proses jika kucing terlalu panik.
-
Untuk kucing yang sulit dimandikan atau mudah stres, produk perawatan tambahan seperti parfum aman untuk hewan dapat membantu menjaga kesegaran tanpa harus sering mandi.
Baca selengkapnya tentang Seberapa Sering Kucing Harus Dimandikan? Ini Jawabannya!
7. Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut
Kesehatan gigi kucing sangat berpengaruh pada kondisi tubuhnya. Sikat gigi kucing secara rutin dengan pasta gigi khusus hewan untuk mencegah plak dan bau mulut.
Kamu juga bisa memberikan dental treats atau mainan kunyah untuk membantu menjaga kebersihan gigi. Perhatikan tanda-tanda seperti bau mulut menyengat, gusi merah atau bengkak, dan kesulitan makan, karena hal ini bisa menunjukkan masalah kesehatan.
Jika ada gejala tersebut, segera konsultasikan ke dokter hewan. Merawat gigi sejak dini dapat mencegah infeksi dan penyakit yang lebih serius.
8. Memberikan Vaksinasi dan Pemeriksaan Rutin ke Dokter Hewan

Kucing sedang diberikan vaksin oleh dokter hewan/Sumber: Canva
Vaksinasi dan pemeriksaan rutin penting untuk menjaga kesehatan kucing dalam jangka panjang. Ikuti jadwal vaksin, terutama untuk kitten yang membutuhkan vaksin dasar seperti FVRCP dan rabies.
Lakukan pemeriksaan minimal setahun sekali agar kondisi kesehatan kucing dapat dipantau dengan baik. Jika kucing mengalami perubahan perilaku seperti menurunnya nafsu makan atau muntah berulang, informasikan hal tersebut kepada dokter. Kucing dengan kondisi tertentu mungkin perlu pemeriksaan tambahan.
Jangan lupa berikan obat cacing, obat kutu, dan obat jamur sesuai rekomendasi dokter. Pemeriksaan rutin membantu mendeteksi penyakit lebih awal dan menjaga kucing tetap sehat.
9. Mengajak Kucing Bermain dan Melatih Aktivitas
Aktivitas fisik penting untuk kesehatan mental dan fisik kucing, khususnya bagi kucing rumahan. Bermain teratur membantu mencegah obesitas sekaligus mengurangi stres.
Kamu bisa melakukannya dengan:
-
Gunakan mainan interaktif, seperti feather wand, bola kecil, atau laser pointer.
-
Luangkan waktu bermain setiap hari, minimal 10–20 menit, agar kucing tetap aktif.
-
Sediakan scratching post untuk melatih kuku dan mencegah kerusakan furnitur.
-
Berikan puzzle feeder untuk merangsang kecerdasan dan mencegah kebosanan.
-
Sesuaikan permainan dengan usia dan kebutuhan energi masing-masing kucing.
Baca lebih lanjut tentang Cara Mengenali dan Mengatasi Stres pada Hewan Peliharaan: Panduan Lengkap
10. Menjaga Kebersihan Telinga, Kuku, dan Mata
Bagian tubuh tertentu membutuhkan perhatian khusus karena rentan terhadap kotoran dan infeksi.
- Bersihkan telinga secara berkala menggunakan cairan pembersih aman khusus hewan.
-
Potong kuku secara teratur (biasanya setiap 2–4 minggu) agar kucing tidak mencakar tanpa sengaja.
-
Periksa mata kucing untuk memastikan tidak ada kotoran atau tanda infeksi seperti mata merah atau berair.
-
Gunakan kapas lembut untuk membersihkan area mata dan hidung jika ada kotoran.
-
Segera konsultasikan ke dokter jika kucing menunjukkan tanda iritasi atau infeksi.
11. Menggunakan Produk Perawatan Tambahan yang Aman untuk Hewan
Selain perawatan dasar seperti mandi dan grooming, kamu bisa menggunakan produk pendukung untuk menjaga kesegaran kucing, termasuk parfum khusus hewan.
Pilih parfum yang memang diformulasikan untuk kucing, karena parfum manusia biasanya mengandung alkohol dan bahan yang dapat mengiritasi kulit atau mengganggu pernapasan. Pastikan produk yang dipakai berlabel pet-safe, memiliki bahan yang lembut, dan aromanya ringan agar tidak mengganggu penciuman sensitif kucing.
Gunakan parfum sebagai pelengkap, bukan pengganti kebersihan rutin. Perhatikan juga reaksi kucing setelah penggunaan, dan hentikan pemakaian jika muncul tanda iritasi atau alergi.
Mengenal Parfum Hewan: Aman atau Tidak?

Parfum hewan dari Not for Humans varian Am Smell Good
Banyak pemilik kucing yang penasaran apakah parfum hewan benar-benar aman digunakan. Kekhawatiran ini wajar, mengingat kucing memiliki penciuman yang jauh lebih sensitif dibanding manusia.
Karena itu, memahami perbedaan antara parfum khusus hewan dan parfum manusia menjadi langkah penting sebelum memutuskan untuk menggunakannya.
Inilah beberapa hal yang perlu diketahui tentang parfum hewan:
-
Parfum hewan diformulasikan khusus agar aman untuk kulit dan bulu kucing. Formulanya biasanya lebih ringan, bebas alkohol, dan tidak mengandung bahan kimia keras.
-
Parfum manusia tidak cocok digunakan karena umumnya mengandung alkohol tinggi serta pewangi sintetik yang dapat menyebabkan iritasi, alergi, atau bahkan gangguan pernapasan pada kucing.
-
Aroma parfum hewan jauh lebih lembut, dibuat agar tidak mengganggu sistem penciuman kucing. Mengingat mereka mengandalkan penciuman untuk mengenali lingkungan, aroma yang terlalu kuat bisa membuat mereka stres.
-
Fungsi utama parfum hewan adalah menetralkan bau, bukan menutupi dengan wangi menyengat. Produk yang baik akan memberikan aroma halus yang membuat kucing tetap segar tanpa berlebihan.
Kapan Kucing Perlu Menggunakan Parfum Hewan?
Beberapa pemilik kucing baru menyadari aroma tubuh kucing dapat dipengaruhi oleh kebersihan lingkungan, jenis bulu, hingga kebiasaan sehari-hari. Di sinilah parfum hewan yang aman dapat membantu.
Kucing mungkin perlu menggunakan parfum hewan ketika:
-
Jarang mandi: Beberapa kucing mudah stres saat mandi, sehingga mereka hanya boleh dimandikan 1–2 bulan sekali. Dalam jeda waktu tersebut, parfum aman bisa membantu menjaga aroma tubuh tetap segar.
-
Tinggal di dalam ruangan dengan litter box: Aroma dari litter box kadang menempel pada bulu kucing, terutama jika ruangannya terbatas atau ventilasinya kurang optimal.
-
Mengalami aktivitas yang membuat bulunya cepat berbau: Misalnya sering bermain di area lembap, dekat dapur, atau tempat yang mudah menyimpan bau.
-
Sedang dalam masa pemulihan: Kucing pascaoperasi biasanya tidak boleh mandi dulu. Parfum aman khusus hewan bisa membantu menjaga kesegaran tanpa mengganggu proses penyembuhan.
-
Memiliki bulu panjang: Kucing berbulu panjang cenderung lebih mudah menyerap aroma dari lingkungan di sekitarnya.
-
Untuk meningkatkan kenyamanan saat dipeluk atau diajak bermain: Aroma lembut dari parfum hewan membuat pengalaman berinteraksi menjadi lebih menyenangkan, baik untuk kucing maupun pemiliknya.
Tips Memilih Parfum Hewan yang Aman

Parfum hewan dari Not for Humans varian Am Smell Good
Memilih parfum untuk kucing tidak bisa sembarangan. Karena kucing memiliki kulit sensitif dan penciuman yang tajam, produk yang digunakan harus benar-benar aman dan diformulasikan khusus untuk hewan.
Berikut beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum membeli:
-
Pastikan bebas alkohol dan bahan kimia keras: Alkohol dapat menyebabkan iritasi kulit serta mengganggu sistem pernapasan kucing. Pilih parfum dengan formula lembut yang tidak merusak kondisi kulit dan bulu.
-
Cari label pet-safe atau pet-approved: Ini menandakan bahwa produk telah diuji untuk penggunaan pada hewan dan aman untuk kucing maupun anjing.
-
Aromanya harus lembut dan tidak menyengat: Aroma yang terlalu kuat dapat membuat kucing stres, sehingga pilih parfum dengan wangi halus yang nyaman untuk indera penciuman mereka.
-
Perhatikan kandungan yang menutrisi kulit: Parfum hewan yang baik biasanya mengandung minyak alami atau bahan yang mendukung kesehatan kulit serta bulu.
-
Perhatikan manfaat tambahan: Beberapa parfum hewan memiliki fungsi lebih dari sekadar memberi aroma, seperti membantu menetralkan bau, mengurangi pertumbuhan bakteri, hingga melindungi kulit.
Baca selengkapnya: Panduan Memilih Parfum yang Aman untuk Hewan Peliharaan
Jika kamu mencari parfum hewan yang aman sekaligus memiliki manfaat ekstra, Not For Humans – Am Smell Good Pet Fragrance bisa menjadi pilihan yang sangat cocok. Produk ini dirancang khusus untuk kucing dan anjing, sehingga aman digunakan setiap hari.
Beberapa keunggulan yang membuatnya menarik:
-
Pet Approved Fragrance: Diuji langsung oleh panel kucing dan anjing, sehingga aromanya terbukti tidak mengganggu dan disukai oleh hewan. Wanginya lembut, nyaman, dan aman untuk penciuman sensitif mereka.
-
Odor Control yang Efektif: Mengandung bahan alami seperti Minyak Biji Orbignya Oleifera dan Minyak Resin Spesies Copaifera yang mampu menetralkan bau tidak sedap secara efektif. Cocok untuk kucing rumahan yang tinggal dekat litter box atau jarang mandi.
-
Perlindungan Bakteri & Serangga: Diformulasikan dengan C-Protect, yang memberikan perlindungan terhadap bakteri berbahaya serta membantu menenangkan kulit akibat gigitan atau goresan kecil. Sangat membantu untuk menjaga kesehatan kulit dan bulu.
-
Menjaga Mikrobioma Kulit: Kandungan Tea Tree Oil membantu menjaga keseimbangan bakteri baik pada kulit anabul, mendukung kesehatan kulit secara keseluruhan.
-
Aman untuk Penggunaan Harian: Formula lembut dan bebas bahan kimia keras membuat Am Smell Good aman digunakan sebagai pelengkap grooming harian. Minyak esensial alaminya memberi efek menenangkan tanpa membuat bulu lengket.
Perawatan Sederhana untuk Kucing yang Lebih Bahagia
Dengan menjaga lingkungan tetap bersih dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, kamu membantu kucing menjalani hidup yang lebih bahagia dan jauh dari stres.
Jika kamu ingin mencoba solusi yang praktis dan aman, parfum khusus hewan seperti Not For Humans – Am Smell Good Pet Fragrance bisa menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan. Aromanya lembut, formulanya aman untuk kulit kucing dan anjing, serta dilengkapi manfaat perlindungan tambahan.
Perawatan terbaik selalu dimulai dari pengetahuan dan konsistensi. Dengan menerapkan cara-cara di atas dan memilih produk yang tepat, kamu dapat memberikan yang terbaik untuk anabul kesayanganmu.